Ayo !! Mengenal Gitar

Standar

MARI BELAJAR GITAR

Progresi Akor

Progresi Akor merupakan dasar dalam memainkan gitar, merupakan dasar pondasi dari Rhytem gitar.. Hal pertama yang perlu Anda ketahui adalah mencari kunci (key) yang akan digunakan. Contoh kita ambil kunci C, nada dalam Skala C Major adalah C-D-E-F-G-A-B-C. dari sini kita bisa liat derajt nada dan terlihat dalam tabel di bawah

I II III IV V VI VII
C D E F G A B

Bagaimana Kita mendapatkan Akor untuk key tertentu :

  • Ambil salah satu skala major dari key terntu ( contoh : skala C Major dari key C seperti terlihat pada tabel di atas)
  • Lihat pada akor derajat I, sekarang bentuk akor dari nada I adalah C
  • Anda akan mendapatkan C Major dan C Major 7 yang mempunya nada-nada yang juga terdapat pada skala C Major
  • Lihat Tabel di Bawah ini untuk mendapatkan akor pada derajat selanjutnya dari skala C Major
I Major Ionian (Major Scale) Major, Major 7
II Minor Dorian Minor, Minor 7
III Minor Phrygian Minor, Minor 7
IV Major Lydian Major, Major 7
V Major Mixolydian Major, Dominant 7, Dominant 9
VI Minor Aeolian (Natural Minor Scale) Minor, Minor 7
VII Minor Locrian Diminished, Minor 7b5

Aplikasinya :

Ada beberapa Progresi Chord standar.

  1. Progeresi Blues –> I-IV-V

Coba mainkan Akor C Major, F Major, kemudian G Major berurutan

  1. Progresi I-III-IV-V

C Major, E Minor, F Major, G Major. catatan E disini menjadi minor karena derajat III adalah minor jika dilihat dari tabel diatas.

Silakan Coba buat progresi chord mu sendiri dan selamat belajar…

Ingat: I, IV, V adalah Major and II, III, VI, VII adalah Minor

Note Circle

Diagram ini dinamakan Note Circle. Dalam diagram tersebut terdapat 12 notasi/nada yang biasanya digunakan pada tangga nada lagu barat.

Perhatikan: A# dan Bb merupakan nada yang sama . Suara kedua nada tersebut sama namun memiliki nama yang berbeda. Dan perlu diperhatikan juga tidak ada nada diantara nada E dan F atau nada B dan C. Bisa dilihat di papan keyboard/piano dimana tuts yang berwana putih diikuti dengan tutus yang berwana putih juga bukan yang berwaran hitam.

Pergerakan searah jarum jam (clockwish) menghasilkan nada dengan pitch lebih tinggi.

Semitone interval yang terlihat di sebelah kiri , dan dua semitone membetuk 1 tone (terlihat di segelah kanan) yang kemudian akan membentuk sebuah skala atau tangga nada.

Diagram circle of note diatas bias dijadikan panduan dalam mengingat nada-nada yang ada di atas fret gitar. Penghitungan searah jarum jam sama dengan pergeran di fret satu langkah.

Chord / Akor (1)

Chord merupakan kesatuan bunyi dalam musik yang tiga not atau lebih. kombinasi jarak antar not (interval) menentukan nama chord bersangkutan. Chord yang berisi tiga nada disebut triad / trinada. Ada dua triad yang paling sering digunakan yaitu Major (berisi not 1, 3, 5) dan Minor (1, b3, 5) contoh chord C major hanya berisi C, E, G sedangkan C minor berisi C, D#, E. Bila triad dasar mendapat tambahan nada maka chord baru tersebut akan berubah nama sesuai dengan not yang ditambahkan.

Berikut Sebagian contoh Chord dan not yang terkandung didalamnya

No

Nama chord

Simbol

Formula (not yang terkandung)

Contoh

1

Major

C

I-III-V

C-E-G

2

Major 6

C6

I-III-V-VI

C-E-G-A

3

Major 6 add 9

C6 add9

I-III-V-VI-IX

C-E-G-A-D

4

Major 7

CM7

I-III-V-VII

C-E-G-B

5

Major 9

CM9

I-III-V-VII-IX

C-E-G-B-D

6

Major 11

CM11

I-III-V-VII-IX-XI

C-E-G-B-D-F

7

Major 13

CM13

I-III-V-VII-IX-XI-XIII

C-E-G-B-D-F-A

8

Dominant 7

C7

I-III-V-bVII

C-E-G-bB

9

Dominant 7b10

C7b10

I-III-V-bVII-bX

C-E-G-bB-bE

10

Dominant 7 aug 5

C7+5

I-III-#V-bVII

C-E-G#-bB

11

Dominant 7 sus 4

C7sus4

I-IV-V-bVII

C-F-G-bB

12

Dominant 9

C9

I-III-V-bVII-IX

C-E-G-bB-D

13

Dominant 9 sus 4

C9sus4

I-IV-V-bVII-IX

C-F-G-bB-D

14

Dominant 11

C11

I-III-V-bVII-IX-XI

C-E-G-bB-D-F

15

Dominant 13

C13

I-III-V-bVII-IX-XI-XIII

C-E-G-bB-D-F-A

16

Augmented

C+


Fretboard / Fingerboard

Berikutnya kita akan mempelajari fretboard atau papan fret dimana jari kita menekan senar sehingga dapat menghasilkan nada-nada yang berbeda. Sebelum kita lebih lanjut mempelajari chord ataupun belajar main melodi kita harus terlebih dahulu mempelajari fretboard, karena kita harus tahu nada-nada yang akan kita tekan di fretboard.

Nada pada fret berjalan secara Chromatic.Setiap fret pada fretboard bernilai setengah nada misalnya kita memetik senar lepas pada senar 1 yang bernada e maka bila kita menekan fret 1 senar 6 dan memetiknya akan berbunyi nada f, fret 2 nada f# dan seterusnya g, g#, a, a#, b, c, c#, d, d#, e. Kecuali b dan e semua nada memiliki tanda kres (sharp) karena e ke f dan b ke c berjarak setengah (half step) sedangkan nada lainnya sepert a ke b atau F ke G berjarak 1 nada (whole step).

Fretboard pada tuning standar

Tuning / Tala / Stem Gitar

Tuning merupakan proses menentukan frekuensi standar dan menyelaraskan frekuensi antar senar pada alat musik berdawai contohnya gitar. Pada gitar proses ini dilakukan dengan mengatur ketegangan senar melalui pemutar (tuning machine) yang ada di kepala (Head) gitar. Tuning standar pada gitar yaitu E-A-D-G-B-e, untuk mendapatkan frekuensi yang standar misalnya A dapat dijadikan patokan sebuah garputala A atau dengan alat musik lain. Cara paling mudah dan paling praktis dengan menggunakan sebuah Chromatic Tuner elektronik.

Langkah-Langkah menyetem gitar (tuning standar)

Bunyikan Garpu Tala nada A 440 Hz dan tempelkan gagangnya pada badan gitar sehingga terdengar nada A. Tekan fret 5 senar 1 (paling tipis) samakan nadanya bila belum kencangkan/kendurkan senar. Petik lagi untuk mengecek apakah nadanya sudah sama atau belum
Setelah mendapatkan nada yang sama kemudian petik senar 1 tanpa dipencet (open string). secara bersamaan petik senar 2 di fret 5, samakan suaranya.
Petik senar 2 tanpa pencet kemudian petik senar 3 di fret 4 samakan suaranya
Petik senar 3 tanpa pencet kemudian petik senar 4 di fret 5 samakan suaranya
Petik senar 4 tanpa pencet kemudian petik senar 5 di fret 5 samakan suaranya
Petik senar 5 tanpa pencet kemudian petik senar 6 di fret 5 samakan suaranya
Penyeteman selesai
Kelemahan cara ini kemungkinan adanya penyimpangan nada di senar 3,4,5,dan 6 karena senar tersebut tidak diselaraskan langsung dengan senar 1.
Langkah diatas sangat mudah, tapi bagi gitaris pemula menyetem gitar manual merupakan pekerjaan yang susah tapi itu dapat diatasi dengan rajin berlatih menyetem sehingga tahu gimana sih suara 2 buah senar yang dibunyikan bersamaan itu memiliki nada yang sama, selain itu juga dapat digunakan untuk melatih pendengaran kita temtang karakteristik nada-nada.

Anatomi Gitar

Sebelum kita mulai mempelajari bagaimana caranya memainkan gitar, tentunya kita harus mengenal apa saja sih bagian-bagian dari tubuh sebuah gitar, karena kata pepatah kalau tak kenal maka tak sayang, maka dalam kesempatan ini akan sedikit dibahas mengenai Anatomi dari sebuah gitar.

Gambar 1 dibawah ini akan menunjukkan perbedaan bagian-bagian dari sebuah gitar akustik dan gitar listrik/elektrik.

Berikutnya kita juga akan mengenal bagaimana senar dan fret ditandai. Senar ditandai dari yang paling tipis ke yang paling tebal, artinya senar 1 itu adalah senar yang paling tipis, begitu juga sebaliknya senar 6 adalah senar yang paling tebal. Tuning standar gitar e-B-G-D-A-E diurut dari senar 1-e (paling tipis) ke senar 2-B sampai senar 6-E (paling tebal)

Fret ditandai dari ujung kepala sampai body. fret 0 artinya senar lepas atau tidak ditekan sedangkan fret 1 adalah kotak 1, fret 2 adalah kotak 2 dan seterusnya tergantung panjang neck/leher gitar. lebih jelasnya lihat gambar dibawah

Merawat Gitar

Bersih Senarku
Setelah bermain, senar gitar anda akan terkena keringat, kotoran, dan lain lain. Apabila tidak dibersihkan, inilah yang akan menimbulkan karat, dan karat inilah yang akan mengkikis habis fret anda.
Senar bisa dibersihkan dengan cara dilap dengan bahan kaos, bila perlu dibasahi dengan cairan string cleaner. Bersihkan seluruh bagian senar (permukaan atas & bawah).

Rumah Gitarku
Pastikan gitar anda mempunyai “rumah” untuk melindunginya dari udara kotor diluar, dan dari benturan, Baik softcase maupun hardcase. Softcase lebih ringan dan mudah untuk dibawa kemana mana, sedangkan hardcase melindungi total dari benturan. tergantung pilihan anda.
Selalu simpan gitar anda dalam case apabila tidak dimainkan.

Gitarku Mandi
Seperti kita, gitar juga perlu mandi. Bukan berarti dibawa ke kamar mandi lalu disiram, cukup di’lap saja dengan bahan kaos, baik body, neck, apalagi bagian pickup dibawah senar yang pastinya susah dibersihkan debunya (untuk ini bisa gunakan kuas cat), pokoknya sampai kinclong lagi. Bila perlu, gunakan cairan guitar polish.

Mengganti Senar
Jika senar anda sudah berkarat, ganti! jika tidak, bukan hanya tidak enak dimainkan, tapi warna suaranya juga menjadi nggak karuan, dan merusak fret gitar.. belum lagi jari sakit euy!
Biasakan untuk mengganti senar gitar anda satu set, sekaligus 6! hal ini untuk mencegah belangnya warna suara antara senar baru dan senar lama. Jadi bila senar anda sudah lama dan putus salah satunya, disarankan untuk mengganti semuanya.
Memang jadi mengeluarkan duit lebih.. no pain, no gain!

Bersihkan Fretboard
Fretboard, adalah tempat bersarangnya daki daki dan keringat hasil olahan badan yang disalurkan dan dikeluarkan lewat jari jari yang menekan senar. Jika dibiarkan terlalu lama, bisa manjadi kerak. Jadi setiap anda mengganti senar, sekalian dong bersihkan fretboardnya.
Caranya pertama adalah kotoran tersebut harus dikerok menggunakan benda tumpul, yang paling mudah didapat tentu saja pick gitar. Lalu setelah bersih, dilap lagi dengan bahan kaos.

Masuknya Gitar Ke Indonesia

Masuknya Gitar di Indonesia

Penjajahan, selain menyisakan catatan kepedihan, juga seni. Salah satunya adalah dibawanya gitar oleh orang-orang Purtugis di sekitar abad ke-17.

Pada waktu itu sejumlah tawanan asal Portugis di Malaka dimukimkan oleh Belanda di kawasan berawa-rawa di Jakarta Utara, di sebuah kampung Tugu. Agar mereka tidak bosan, mereka menghibur diri dengan bermain musik. Nah, musik yang mereka gunakan saat itu adalah gitar. Konon, dari hasil pengenalan rakyat terhadap alat musik itu, lahirlah beberapa alat musik petik yang dimainkan untuk mengiringi lagu-lagu keroncong.

Ada 3 jenis gitar yang dimainkan para tawanan saat itu, yaitu :

1.Gitar Monica, yang terdiri dari 3 dawai
2.Gitar Rorenga, yang terdiri dari 4 dawai
3.Gitar Jitera, yang terdiri dari 5 dawai.

Dua abad kemudian gitar dan keroncong menjadi populer di kalangan bangsawan dan kemudian menyebar ke pelosok tanah air.

Genre musik

Genre musik adalah pengelompokan musik sesuai dengan kemiripannya satu sama lain. Musik juga dapat dikelompokan sesuai dengan kriteria lain, misalnya geografi. Sebuah genre dapat didefinisikan oleh teknik musik, gaya, konteks, dan tema musik.

 Musik klasik

Musik klasik biasanya merujuk pada musik klasik Eropa, tapi kadang juga pada musik klasik Persia, India, dan lain-lain. Musik klasik Eropa sendiri terdiri dari beberapa periode, misalnya barok, klasik, dan romantik.

Musik klasik merupakan istilah luas yang biasanya mengacu pada musik yang dibuat di atau berakar dari tradisi kesenian Barat, musik kristiani, dan musik orkestra, mencakup periode dari sekitar abad ke-9 hingga abad ke-21.[1]

Musik klasik Eropa dibedakan dari bentuk musik non-Eropa dan musik populer terutama oleh sistem notasi musiknya, yang sudah digunakan sejak sekitar abad ke-16.[2] Notasi musik barat digunakan oleh komponis untuk memberi petunjuk kepada pembawa musik mengenai tinggi nada, kecepatan, metrum, ritme individual, dan pembawaan tepat suatu karya musik. Hal ini membatasi adanya praktek-praktek seperti improvisasi dan ornamentasi ad libitum yang sering didengar pada musik non-Eropa (bandingkan dengan musik klasik India dan musik tradisional Jepang) maupun musik populer

Gospel

Gospel adalah genre yang didominasi oleh vokal dan biasanya memiliki tema Kristen. Beberapa subgenrenya adalah contemporary gospel dan urban contemporary gospel. Di Indonesia, musik gospel banyak dipopulerkan oleh musisi seperti Franky Sihombing, Giving My Best, Nikita, True Worshippers dsn banyak lagi.

Jazz

Jazz adalah jenis musik yang tumbuh dari penggabungan blues, ragtime, dan musik Eropa, terutama musik band. Beberapa subgenre jazz adalah Dixieland, swing, bebop, hard bop, cool jazz, free jazz, jazz fusion, smooth jazz, dan CafJazz.

 

 

 

 

Musik tradisional

Musik tradisional adalah musik yang hidup di masyarakat secara turun temurun, dipertahankan bukan sebagai sarana hiburan saja, melainkan ada juga dipakai untuk pengobatan dan ada yang menjadi suatu sarana komunikasi antara manusia dengan penciptanya, hal ini adalah menurut kepercayaan masing-masing orang saja. Musik tradisional merupakan perbendaharaan seni lokal di masyarakat. Musik tradisional yang ada di Indonesia, diantaranya adalah gamelan ,angklung dan sasando. selain dari musik tradisional yang berasal dari kebudayaan lokal, juga terdapat musik tradisional yang berasal dari pengaruh kebudayaan luar diantaranya gambang kromong, marawis dan keroncong.

Amerika latin

Musik Amerika latin termasuk musik dari Meksiko, Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan Karibia.

Blues

Blues berasal dari masyarakat Afro-Amerika yang berkembang dari musik Afrika barat. Jenis ini kemudian mempengaruhi banyak genre musik pop saat ini, termasuk ragtime, jazz, big band, rhythm and blues, rock and roll, country, dan musik pop.

Rhythm and blues

Rhythm and blues adalah nama musik tradisional masyarakat Afro-Amerika, yaitu musik pop kulit hitam dari tahun 1940-an sampai 1960-an yang bukan jazz atau blues.

Funk

Funk juga dipelopori oleh musisi-musisi Afro-Amerika, misalnya James Brown, Parliament-Funkadelic, dan Sly and the Family Stone.

Rock

Rock, dalam pengertian yang paling luas, meliputi hampir semua musik pop sejak awal 1950-an. Bentuk yang paling awal, rock and roll, adalah perpaduan dari berbagai genre di akhir 1940-an, dengan musisi-musisi seperti Chuck Berry, Bill Haley, Buddy Holly, dan Elvis Presley. Hal ini kemudian didengar oleh orang di seluruh dunia, dan pada pertengahan 1960-an beberapa grup musik Inggris, misalnya The Beatles, mulai meniru dan menjadi populer.

Musik rock kemudian berkembang menjadi psychedelic rock, kemudian menjadi progressive rock. Beberapa band Inggris seperti The Yardbirds dan The Who kemudian berkembang menjadi hard rock, dan kemudian menjadi heavy metal. Akhir 1970-an musik punk rock mulai berkembang, dengan kelompok-kelompok seperti The Clash, The Ramones, dan Sex Pistols. Di tahun 1980-an, rock berkembang terus, terutama metal berkembang menjadi hardcore, thrash metal, glam metal, death metal, black metal dan grindcore

 

Pop

Musik pop adalah genre penting namun batas-batasnya sering kabur, karena banyak musisi pop dimasukkan juga ke kategori rock, hip hop, country, dsb.

Country

Country dipengaruhi oleh blues, dan berkembang dari budaya Amerika kulit putih, terutama di kota Nashville. Beberapa artis country awal adalah Merle Haggard dan Buck Owens.

 

Electronic

Electronic dimulai lama sebelum ditemukannya synthesizer, dengan tape loops dan alat musik elektronik analog di tahun 1950-an dan 1960-an. Para pelopornya adalah John Cage, Pierre Schaeffer, dan Karlheinz Stockhausen.

Ska, Reggae, Dub

Dari perpaduan musik R&B dan musik tradisional mento dari Jamaika muncul ska, dan kemudian berkembang menjadi reggae dan dub.

Hip hop / Rap / Rapcore

Musik hip hop dapat dianggap sebagai subgenre R&B. Dimulai di awal 1970-an dan 1980-an, musik ini mulanya berkembang di pantai timur AS, disebut East Coast hip hop. Pada sekitar tahun 1992, musik hip hop dari pantai barat juga mulai terkenal dengan nama West Coast hip hop. Jenis musik ini juga dicampur dengan heavy metal menghasilkan rapcore.

One response »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s