Network Security

Standar

Seperti yang kita ketahui dengan semakin majunya teknologi dijaringan internet maka semakin banyak juga sumber manusia yang mengenal internet, karena internet merupakan sumber informasi yang lengkap dan terdapat hal yang penting didalamnya, maka dari itu perlu adanya keamanan jaringan internet (Network Security).

Secara umum, terdapat 3 (tiga) kata kunci dalam konsep Network Security ini, yaitu:

  • resiko / tingkat bahaya,
  • ancaman, dan
  • kerapuhan sistem (vulnerability)

Resiko atau tingkat bahaya
Dalam hal ini, resiko berarti berapa besar kemungkinan keberhasilan para penyusup dalam rangka memperoleh akses ke dalam jaringan komputer lokal yang dimiliki melalui konektivitas jaringan lokal ke wide-area network. Secara umum, akses-akses yang diinginkan adalah :

  • Read Access : Mampu mengetahui keseluruhan sistem jaringan informasi.
  • Write Access : Mampu melakukan proses menulis ataupun menghancurkan data yang terdapat di sistem tersebut.
  • Denial of Service : Menutup penggunaan utilitas-utilitas jaringan normal dengan cara menghabiskan jatah CPU, bandwidth maupun memory.

Ancaman
Dalam hal ini, ancaman berarti orang yang berusaha memperoleh akses-akses illegal terhadap jaringan komputer yang dimiliki seolah-olah ia memiliki otoritas terhadap akses ke jaringan komputer.

Kerapuhan System (Vulnerability)
Kerapuhan sistem lebih memiliki arti seberapa jauh proteksi yang bisa diterapkan kepada network yang dimiliki dari seseorang dari luar sistem yang berusaha memperoleh akses illegal terhadap jaringan komputer tersebut dan kemungkinan orang-orang dari dalam sistem memberikan akses kepada dunia luar yang bersifat merusak sistem jaringan.

Untuk menganalisa sebuah sistem jaringan informasi global secara keseluruhan tentang tingkat keandalan dan keamanannya bukanlah suatu hal yang mudah dilaksanakan. Analisa terhadap sebuah sistem jaringan informasi tersebut haruslah mendetil mulai dari tingkat kebijaksanaan hingga tingkat aplikasi praktisnya.

Sebagai permulaan, ada baiknya kita melihat sebuah sistem jaringan yang telah menjadi titik sasaran utama dari usaha-usaha percobaan pembobolan tersebut. Pada umumnya, jaringan komputer di dunia menggunakan sistem operasi Unix sebagai platform. Unix telah menjadi sebuah sistem operasi yang memiliki keandalan tinggi dan tingkat performansi yang baik. Tetapi, pada dasarnya Unix tersusun oleh fungsi-fungsi yang cukup rumit dan kompleks. Akibatnya, Unix juga memiliki beberapa kelemahan seperti bug-bug (ketidaksesuaian algoritma pemrograman) kecil yang kadang kala tidak disadari oleh para pemrogram Unix. Selain itu, utilitas-utilitas yang memanfaatkan Unix sebagai platformnya, seringkali mempunyai bug-bug tersendiri pula. Nah, hal-hal inilah yang sering dieksploitasi oleh para hacker dan intruder di seluruh dunia.

Guna mencegah berhasilnya eksploitasi para hacker dan intruder tersebut, dikembangkan sebuah konsep yang dikenal dengan UNIX Network Security Architecture. Arsitektur ini mencakup 7 lapis tingkat sekuriti pada jaringan. Ketujuh lapis tersebut adalah sebagai berikut :

  • Lapis ke-7 : Kebijaksanaan
  • Lapis ke-6 : Personil
  • Lapis ke-5 : Local Area Network
  • Lapis ke-4 : Batas Dalam Jaringan
  • Lapis ke-3 : Gateway
  • Lapis ke-2 : Paket Filtering
  • Lapis ke-1 : Batas Luar Jaringan

Kebijaksanaan
Lapis kebijaksanaan menjadi pelindung terhadap keseluruhan program proteksi dan sekuriti jaringan yang diterapkan. Lapis ini mempunyai fungsi mendefinisikan kebijakan-kebijakan organisasi mulai dari resiko yang paling besar yang mungkin didapat hingga bagaimana mengimplementasikan kebijaksanaan yang diambil terhadap prosedur-prosedur dasar dan peralatan yang digunakan. Lapis ini menjadi salah satu penentu utama keberhasilan program proteksi dan sekuriti sistem.

Personil
Lapis ini mendefinisikan segi manusia dalam sistem jaringan informasi. Personil yang melakukan instalasi, konfigurasi, pengoperasian hingga orang-orang yang mampu menjalankan akses-akses yang tersedia di sistem adalah termasuk dalam lapis ini. Kebijakan yang diambil pada lapis ini pada dasarnya harus mencerminkan tujuan-tujuan yang ingin dicapai dalam program proteksi dan sekuriti ini.

Local Area Network
Lapis selanjutnya mendefinisikan peralatan-peralatan dan data-data yang harus mendapatkan proteksi. Selain itu, lapis ini juga mencakup prosedur-prosedur pengawasan dan kontrol yang sering diterapkan dalam sistem.

Batas Dalam Jaringan Batas
Dalam Jaringan mendefinisikan lapisan sistem yang terkoneksi secara fisik ke daerah “penyangga” yang menjadi pemisah antara sistem jaringan informasi lokal dengan jaringan luar. Batas ini menjadi penting karena titik ini menjadi sasaran utama usaha-usaha eksploitasi untuk memperoleh akses illegal. Ada baiknya daerah penyangga ini dikonsentrasikan pada satu titik sehingga penerapan prosedur pengawasan dan kontrol menjadi lebih mudah. Demikian pula bila datang serangan dari luar sistem, hanya akan terdapat satu titik masuk yang paling utama. Dengan demikian, akan lebih mudah mengisolasi sistem yang dimiliki dari konektivitas ke luar bila terjadi gangguan.

Gateway
Gateway mendefinisikan menjadi pintu utama dari dan ke sistem yang dimiliki. Kebijaksanaan proteksi dan sekuriti sebuah sistem yang terkoneksi dengan wide-area network seharusnya lebih mengarahkan usaha-usaha yang ada untuk mengamankan lapis ini sebaik mungkin. Servis-servis publik ada baiknya diletakkan pada lapis tersebut guna meminimisasi kemungkinan akses yang lebih jauh ke dalam sistem.

Paket Filtering
Lapis ini mendefinisikan platform yang berada di antara network interface lapis 3 (gateway) dengan network interface yang menjadi tempat penerapan metoda Firewall. Lapis tersebut lebih bersifat sebagai program yang menjalankan fungsi pengawasan (monitoring) terhadap paket-paket data yang masuk maupun yang keluar sistem.

Batas Luar Jaringan
Batas Luar Jaringan mendefinisikan titik dimana sistem terhubung dengan wide-area network dan kita tidak memiliki kontrol langsung terhadap titik tersebut.

Seperti yang telah dijabarkan di atas, lapis ke-3 menjadi titik utama dan yang paling rawan dalam network security ini. Implementasi kebijaksanaan yang diambil pada layer ini hanya bisa dilakukan secara software. Terdapat beberapa jenis security software yang bisa digunakan untuk memperkuat usaha proteksi dan sekuriti sistem pada lapis ke-3 ini. Di antaranya adalah :

TCP Wrapper
Program ini menyediakan layanan monitoring dan kontrol terhadap network services. Pada dasarnya, yang dilakukan oleh program ini adalah membuat daftar log mengenai aktivitas-aktivitas hubungan yang terjadi. Program ini dapat diambil secara gratis melalui anonymous FTP via ftp.cert.org yang terletak pada direktori pub/tools/tcp_wrappers/tcp_wrappers.*

Swatch
Program Swatch menggabungkan daftar-daftar log yang telah diciptakan oleh program-program utilitas lain di samping kelebihannya yang mampu dikonfigurasi sehingga pada saat melakukan logging, Swatch bisa melakukan aksi lain berdasar pada prioritas-prioritas tertentu. Swatch tersedia melalui anonymous FTP dari sierra.stanford.edu pada direktori pub/sources.

SOCKS library dan sockd
Program ini menjadi alternatif lain dari implementasi konsep “TCP Wrapper”. Kegunaan utama program ini adalah mengkonsentrasikan semua layanan umum internet pada suatu titik. “sockd” dijalankan oleh “inetd” pada saat permintaan layanan tertentu muncul dan hanya memperbolehkan koneksi dari host-host yang telah terdaftar. Program ini tentu saja juga melakukan aktivitas log yang berkaitan dengan koneksi yang terjadi. Program ini dapat diperoleh melalui anonymous FTP pada host s1.gov pada direktori /pub dengan nama socks.tar.Z.

 

Sumber Referensi :

http://en.wikipedia.org/wiki/Network_security

http://erwan19.wordpress.com/2011/07/12/network-security/

http://davidbatax.wordpress.com/2011/09/28/definisi-network-security/

http://fitri-crewtkj.blogspot.com/2013/01/pengertian-network-security.html

http://irvan-bagja.blogspot.com/2012/05/keamanan-internet-network-security.html

http://oneheartlinux.wordpress.com/2012/07/16/pengertian-firewall-network-security/

http://komputeritserver.blogspot.com/2012/08/computer-network-security-keamanan.html

http://baguspermady.wordpress.com/2011/10/12/perkembangan-firewall-sampai-tahun-2011-network-security/

http://andipenuhcanda.blogspot.com/2011/11/network-security.html

http://engineindo.blogspot.com/2013/04/network-security.html

IP Address

Standar

Pengertian IP Address

IP address digunakan sebagai alamat dalam hubungan antar host di internet sehingga merupakan sebuah sistem komunikasi yang universal karena merupakan metode pengalamatan yang telah diterima di seluruh dunia. Dengan menentukan IP address berarti kita telah memberikan identitas yang universal bagi setiap interadce komputer. Jika suatu komputer memiliki lebih dari satu interface (misalkan menggunakan dua ethernet) maka kita harus memberi dua IP address untuk komputer tersebut masing-masing untuk setiap interfacenya.

i Format Penulisan IP Address

IP address terdiri dari bilangan biner 32 bit yang dipisahkan oleh tanda titik setiap 8 bitnya. Tiap 8 bit ini disebut sebagai oktet. Bentuk IP address dapat dituliskan sebagai berikut :

xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx

Jadi IP address ini mempunyai range dari

00000000.00000000.00000000.00000000 sampai 11111111.11111111.11111111.11111111. Notasi IP address dengan bilangan biner seperti ini susah untuk digunakan, sehingga sering ditulis dalam 4 bilangan desimal yang masing-masing dipisahkan oleh 4 buah titik yang lebih dikenal dengan “notasi desimal bertitik”. Setiap bilangan desimal merupakan nilai dari satu oktet IP address. Contoh hubungan suatu IP address dalam format biner dan desimal :

 

Format IP Address

Pembagian Kelas IP Address

Jumlah IP address yang tersedia secara teoritis adalah 255x255x255x255 atau s ekitar 4 milyar lebih yang harus dibagikan ke seluruh pengguna jaringan internet di seluruh dunia. Pembagian kelas-kelas ini ditujukan untuk mempermudah alokasi IP Address, baik untuk host/jaringan tertentu atau untuk keperluan tertentu.

IP Address dapat dipisahkan menjadi 2 bagian, yakni bagian network (net ID) da n bagian host (host ID). Net ID berperan dalam identifikasi suatu network dari network yang lain, sedangkan host ID berperan untuk identifikasi host dalam suatu network. Jadi, seluruh host yang tersambung dalam jaringan yang sama memiliki net ID yang sama. Sebagian dari bit-bit bagian awal dari IP Address merupakan network bit/network number, sedangkan sisanya untuk host. Garis pemisah antara bagian network dan host tidak tetap, bergantung kepada kelas network. IP address dibagi ke dalam lima kelas, yaitu kelas A, kelas B, kelas C, kelas D dan kelas E. Perbedaan tiap kelas adalah pada ukuran dan jumlahnya. Contohnya IP kelas A dipakai oleh sedikit jaringan namun jumlah host yang dapat ditampung oleh tiap jaringan sangat besar. Kelas D dan E tidak digunakan secara umum, kelas D digunakan bagi jaringan multicast dan kelas E untuk keprluan eksperimental. Perangkat lunak Internet Protocol menentukan pembagian jenis kelas ini dengan menguji beberapa bit pertama dari IP Address. Penentuan kelas ini dilakukan dengan cara berikut :

Bit pertama IP address kelas A adalah 0, dengan panjang net ID 8 bit dan panjan g host ID 24 bit. Jadi byte pertama IP address kelas A mempunyai range dari 0-127. Jadi pada kelas A terdapat 127 network dengan tiap network dapat menampung sekitar 16 juta host (255x255x255). IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar, IP kelas ini dapat dilukiskan pada gambar berikut ini:

 

0-127

0-255

0-255

0-255

0nnnnnnn

hhhhhhhh

hhhhhhhh

hhhhhhhh

Bit-bit Network                                                    Bit-bit Host

IP address kelas A

  • Dua bit IP address kelas B selalu diset 10 sehingga byte pertamanya selalu bernilai antara 128-191. Network ID adalah 16 bit pertama dan 16 bit sisanya adalah host ID sehingga kalau ada komputer mempunyai IP address 192.168.26.161, network ID = 192.168 dan host ID = 26.161. Pada. IP address kelas B ini mempunyai range IP dari 128.0.xxx.xxx sampai 191.155.xxx.xxx, yakni berjumlah 65.255 network dengan jumlah host tiap network 255 x 255 host atau sekitar 65 ribu host.

128-191

0-255

0-255

0-255

10nnnnnn

nnnnnnnn

hhhhhhhh

hhhhhhhh

Bit-bit Network                                                                                        Bit-bit Host

IP address kelas B

  • IP address kelas C mulanya digunakan untuk jaringan berukuran kecil seperti LAN. Tiga bit pertama IP address kelas C selalu diset 111. Network ID terdiri dari 24 bit dan host ID 8 bit sisanya sehingga dapat terbentuk sekitar 2 juta network dengan masing-masing network memiliki 256 host.

192-223

0-255

0-255

0-255

110nnnnn

nnnnnnnn

nnnnnnnn

hhhhhhhh

Bit-bit Network                                                     Bit-bit Host

IP address kelas C

  • IP address kelas D digunakan untuk keperluan multicasting. 4 bit pertama IP address kelas D selalu diset                                                               pertamanya berkisar antara
    1110 sehingga byte 224-247, sedangkan bit-bit berikutnya diatur sesuai keperluan multicast group

 

yang menggunakan IP address ini. Dalam multicasting tidak dikenal istilah network ID dan host ID.

• IP address kelas E tidak diperuntukkan untuk keperluan umum. 4 bit pertama IP address kelas ini diset 1111 sehingga byte pertamanya berkisar antara 248-255.

Sebagai tambahan dikenal juga istilah Network Prefix, yang digunakan u nt uk IP address yang menunjuk bagian jaringan.Penulisan network prefix adalah dengan tanda slash “/” yang diikuti angka yang menunjukkan panjang networ k prefix ini dalam bit. Misal untuk menunjuk satu network kelas B 192.168.xxx.xxx digunakan penulisan 192.168/16. Angka 16 ini merupakan panjang bit untuk network prefix kelas B.

Address Khusus

Selain address yang dipergunakan untuk pengenal host, ada beberapa nis address yang digunakan untuk keperluan khusus dan tidak boleh digunakan untuk pengenal host. Address tersebut adalah:

Netwo rk Address. Address ini digunakan untuk mengenali suatu network pada jaringan Internet. Misalkan untuk host dengan IP Address kelas B 192.168.9.35. Tanpa memakai subnet (akan diterangkan kemudian), network address dari host ini adalah 192.168.0.0. Address ini didapat dengan membuat seluruh bit host pada 2 segmen terakhir menjadi 0. Tujuannya adalah untuk menyederhanakan informasi routing pada Internet. Router cukup melihat network address (192.168) untuk menentukan ke router mana datagram tersebut harus dikirimkan. Analoginya mirip dengan dalam proses pengantaran surat, petugas penyortir pada kantor pos cukup melihat kota tujuan pada alamat surat (tidak perlu membaca selutuh alamat) untuk menentukan jalur mana yang harus ditempuh surat tersebut.

Broadcast Address. Address ini digunakan untuk mengirim/menerima informasi

 

diketahui, setiap datagram IP memiliki header alamat tujuan berupa IP Address dari host yang akan dituju oleh datagram tersebut. Dengan adanya alamat ini, maka hanya host tujuan saja yang memproses datagram tersebut, sedangkan host lain akan mengabaikannya. Bagaimana jika suatu host ingin mengirim datagram kepada seluruh host yang ada pada networknya ? Tidak efisien jika ia harus membuat replikasi datagram sebanyak jumlah host tujuan. Pemakaian bandwidth akan meningkat dan beban kerja host pengirim bertambah, padahal isi datagram-datagram tersebut sama. Oleh karena itu, dibuat konsep broadcast address. Host cukup mengirim ke alamat broadcast, maka seluruh host yang ada pada network akan menerima datagram tersebut. Konsekuensinya, seluruh host pada network yang sama harus memiliki broadcast address yang sama dan address tersebut tidak boleh digunakan sebagai IP Address untuk host tertentu.

Jadi, sebenarnya setiap host memiliki 2 address untuk menerima datagram : pertama adalah IP Addressnya yang bersifat unik dan kedua adalah broadcast address pada network tempat host tersebut berada.

Broadcast address diperoleh dengan membuat bit-bit host pada IP Address me nj ad i 1. Jadi, untuk host dengan IP address 192.168.9.35 atau 192.168.240.2, broadcast addressnya adalah 192.168.255.255 (2 segmen terakhir dari IP Address tersebut dibuat berharga 11111111.11111111, sehingg a secara desimal terbaca 255.255). Jenis informasi yang dibroadcast biasanya adalah informasi routing.

Multicast Address. Kelas address A, B dan C adalah address yang digunakan untuk komunikasi antar host, yang menggunakan datagram-datagram unicast. Artinya, datagram/paket memiliki address tujuan berupa satu host tertentu. Hanya h ost yang memiliki IP address sama dengan destination address pada datagram yang akan menerima datagram tersebut, sedangkan host lain akan mengabaikannya. Jika datagram ditujukan untuk seluruh host pada suatu jaringan, maka field address tujuan ini akan berisi alamat broadcast dari jaringan yang bersangkutan. Dari dua mode pengiriman ini (unicast dan broadcast), muncul pula mode ke tiga. Diperlukan suatu mode khusus jika suatu host ingin berkomunikasi dengan beberapa host sekaligus (host group), dengan hanya

 

mengirimkan satu datagram saja. Namun berbeda dengan mode broadcast, hanya hosthost yang tergabung dalam suatu group saja yang akan menerima datagram ini, sedangkan host lain tidak akan terpengaruh. Oleh karena itu, dikenalkan konsep multicast. Pada konsep ini, setiap group yang menjalankan aplikasi bersama mendapatkan satu multicast address.

Untuk keperluan multicast, sejumlah IP Address dialokasikan sebagai multicast address. Jika struktur IP Address mengikuti bentuk 1110xxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx (bentuk desimal 224.0.0.0 sampai 239.255.255.255), maka IP Address merupakan multicast address. Alokasi ini ditujukan untuk keperluan group, bukan untuk host seperti pada kelas A, B dan C. Anggot group adalah hosthost yang ingin bergabung dalam group tersebut.

Anggota ini juga tidak terbatas pada jaringan di satu subnet, namun bisa mencapai seluruh dunia. Karena menyerupai suatu backbone, maka jaringan muticast ini dikenal pula sebagai Multicast Backbone (Mbone).

Aturan Dasar Pemilihan network ID dan host ID

Berikut adalah aturan-aturan dasar dalam menentukan network ID dan host ID yang digunakan :

ƒNetwork ID tidak boleh sama dengan 127

Network ID 127 secara default digunakan sebagai alamat loopback yakni IP address yang digunakan oleh suatu komputer untuk menunjuk dirinya sendiri.

ƒNetwork ID dan host ID tidak boleh sama d engan 255

Network ID atau host ID 255 akan diartikan sebagai alamat broadcast. ID ini merupakan alamat yang mewakili seluruh jaringan.

Network ID dan host ID tidak boleh sama dengan 0

IP address dengan host ID 0 diartikan sebagai alamat network. Alamat network digunakan untuk menunjuk suatu jaringn bukan suatu host.

ƒ Host ID harus unik dalam suatu network.

Dalam suatu network tidak boleh ada dua host yan g memiliki host ID yang sama.

 

Sumber Referensi :

http://www.hasbihtc.com/2012/11/pengertian-dan-fungsi-ip-address.html

http://www.adalahcara.com/2013/05/pengertian-kelas-ip-address-adalah.html

http://tutorial-mj.blogspot.com/2012/08/pengertian-ip-address.html

http://belajar-komputer-mu.com/memahami-pengertian-ip-address/

http://id.wikipedia.org/wiki/Alamat_IP

http://detective-103.blogspot.com/2013/05/pengertian-ip-address-dan-kelasnya.html

http://my.opera.com/45sis/blog/2011/09/28/pengertian-ip-address-dns-default-getway-subnet-mask

https://id.wikipedia.org/wiki/Protokol_Internet

http://zonapanda.blogspot.com/2013/03/memahami-pengertian-ip-address-pada.html

http://kharisma-adzana.blogspot.com/2013/01/pengertian-ip-address-dan-kelas-kelasnya.html

Physical layer

Standar

Pengertian Physical Layer

Physical layer digunakan untuk mendefinisikan media transmisi jaringan dimana physical layer berfungsi dalam pengiriman raw bit ke channel komunikasi. Masalah desain yang harus diperhatikan disini adalah memastikan bahwa bila satu sisi mengirim data 1 bit, data tersebut harus diterima oleh sisi lainnya sebagai 1 bit pula, dan bukan 0 bit. Pertanyaan yang timbul dalam hal ini adalah : berapa volt yang perlu digunakan untuk menyatakan nilai 1? dan berapa volt pula yang diperlukan untuk angka 0?. Diperlukan berapa mikrosekon suatu bit akan habis? Apakah transmisi dapat diproses secara simultan pada kedua arahnya? Berapa jumlah pin yang dimiliki jaringan dan apa kegunaan masing-masing pin? Secara umum masalah-masalah desain yang ditemukan di sini berhubungan secara mekanik, elektrik dan interface prosedural, dan media fisik yang berada di bawah physical layer.Mengirim bit-bit dari satu mesin ke mesin yang lain (secara fisik). Layer satu atau lapisan terbawah dalam OSI seven layer model, yang berhubungan dengan masalah electrical dan mekanisme koneksi dalam jaringan. Physical layer digunakan oleh data link layer. Contoh dari protokol physical layer ini adalah CSMA/CD, token ring dan bus.

Lapisan ini juga berhubungan dengan masalah listrik, prosedural, mengaktifkan, menjaga, dan menonaktifkan hubungan fisik. Lapisan ini juga berhubungan dengan tingkatan karakter voltase, waktu perubahan voltase, jarak maksimal transmisi, konektor fisik, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan fisik.

Perangkat yang beroperasi di layer ini adalah hub, repeater, network adapter/network interface card, dan host bus adapter (digunakan di storage area network)

Fungsi Physical Layer

1. Memindahkan bit antar devices

2. Spesifikasinya berupa voltase, wire, speed, pin pada kabel

3. Mengirim bit dan menerima bit

4. Berkomunikasi langsung dengan jenis media transmisi

5. Representasi bit ini tergantung dari media dan protocol yang digunakan

–       Menggunakan frekuensi radio

–       State transition: perubahan tegangan listrik dari rendah ke tinggi dan sebaliknya

6. Menentukan kebutuhan listrik, mekanis, prosedural dan fungsional, mempertahankan dan menonaktifkan hubungan fisik antarsistem.

Lapisan ke

Nama Lapisan

Keterangan

7

6

5

4

3

2

1

Application

Presentation

Session

Transport

Network

Data Link

Physical

Menyediakan layanan jaringan untuk proses aplikasi seperti e-mail, file transfer, telnet,http, ping dan lain sebagainya.Mengurus format data dan struktur data.

Membangun, mengelola dan menghapus sesi antar aplikasi.

Menyediakan data transport yang memadai, deteksi kesalahan (fault detection) danrecover.

Menyediakan transfer data yang memadai atau terjamin kualitasnya.

Terkait hal-hal mekanikal, eletrikal dan binary transmissions.

Contoh Physical Layer

Sumber Referensi :

http://adidesu.wordpress.com/2012/04/08/physical-layer-media-data-rate-dan-bandwith/

http://melisaseptianadayanun.blogspot.com/2012/06/pengertian-physical-layer.html

http://www.slideshare.net/PurLhye/physical-layer-15727328

http://adri-grunge.blogspot.com/2011/07/pengertian-physical-layer-by-adri.html

http://www.klikiri.com/2013/03/pengertian-dan-fungsi-layer-pada-osi/

http://azuharu.net/jaringan/pengertian-dan-fungsi-open-systems-interconnect-layer-osi/

http://aditsubang.wordpress.com/2010/05/02/pengertian-protokol-osi-layer-dan-tcp-ip/

http://d4nt0z.wordpress.com/2013/01/13/osi-layer-physical-layer/

http://id.termwiki.com/EN:physical_layer_%E2%82%81

http://anto-artikelkomputer.blogspot.com/p/kumpulan-protocol-jaringan.html

SOFT WARE

Standar

VIDEO STREAMING

 Pengertian Video Streaming

 Video streaming adalah istilah yang sering kita gunakan saat melihat video diinternet melalui browser dimana kita tidak perlu men-download file video tersebut untuk dapat memutarnya. Istilah ini tersebut terdiri dari dua suku kata yaitu video dan streaming, secara istilah video berarti teknologi untuk menangkap, merekam, memproses, mentransmisikan dan menata ulang gambar bergerak, sedangkan streaming berarti proses penghantaran data dalam aliran berkelanjutan dan tetap yang memungkinkan pengguna mengakses dan menggunakan file sebelum data dihantar sepenuhnya.

Jadi video streaming dapat diartikan transmisi file video secara bekelanjutan yang memungkinkan video tersebut diputar tanpa menunggu file video tersebut tersampaikan secara keseluruhan.

Video streaming banyak diimplementasikan pada dunia pertelevisian untuk melakukan siaran dari website atau mengirimkan gambar siaran langsung melalui website atau disebut juga live streming. Jadi gambar yang didapatkan dari siaran langsung, sesegera mungkin ditransmisikan dan dapat diputar melalui internet.

 

 

Metode Video Streaming

 

Secara umum metode streaming video sangatlah sederhana, yaitu dengan membagi video dalam beberapa bagian paket yang dienkode sebelum dikirim, selanjutnya pada resicivier, oaket tersebut akan didekode agar bisa diputar. kegiatan seperti ini akan terus dilakukan sampai paket video telah terkirim sepenuhnya. contoh :

saya akan menonton pidato barack Obama melalui website abcnews.go.com, maka tv abc akan memecah video Obama dalam beberapa paket yang diencode dalam sebuah file video codec seperti H.264 or WebM, selanjutnya paket tersebut dikirim dan diterima oleh user dalam bentuk bitstream yang digabungkan kembali dan disimpan dalam buffering memory. bitstream tersebut kemudian diencode menjadi file bertipe FLV atau lainnya, file inilah yang kemudian diputar oleh browser.

 Sebenarnya penggunaan video streaming ini sudah lama kita lakukan, mungkin kita sudah lupa dengan penggunaan kita pada Yahoo Messenger, skype, youtoube atau yang sejenisnya, kita sudah lakukan sebelum 3G menjamur, sekitar tahun 2008 lebih kurangnya, mulai muncul media televisi di Indonesia yang menggunakan video streaming, seperti metrotv, antv, transtv kini sudah sampai tvone.

Video streaming sebenarnya sebuah teknologi yang mempermudah kita dalam mendapatkan informasi dalam bentuk tampilan video, apalagi dengan internet menjamur di segala penjuru dunia kita makin mudah mendapatkan informasi dan menikmati hiburan tanpa membutuhkan media antena televisi biasa maupun parabola, karena banyak broadcast televisi yang free to air memberikan fasilitas tersebut agar media tersebut dapat di simak disegala penjuru dunia, seperti saat kita di Singapur, Amerika, dan lainnya kita masih bisa menyimak tayangan televisi di tanah air tanpa perangkat antena televisi atau parabola.

Kemudahan tersebut membuat kita semakin merasa dunia dalam genggaman, kita dapat melihat televisi, kita dapat berkomunikasi dengan interaktif 3G atau melalui media Gtalk,Yahoo Messenger, Skype dan lainnya adalah sebuah manfaat dari sebuah teknologi video streaming.

VOIP

Pengertian VOIP (Voice Over Internet Protocol)

VOIP singkatan dari Voice Over Internet Protocol atau biasa disebut digital phone merupakan salah satu bagian dari teknologi transmisi untuk mentransmisikan komunikasi suara melalui IP, seperti internet ataupun packet-switched networks. Dengan menggunakan VoIP, kita dapat melakukan panggilan telepon melalui koneksi internet, tidak lagi menggunakan saluran telepon konvensional yang melakukan transmisi secara analog. Beberapa layanan VoIP hanya bisa di gunakan untuk melakukan panggilan ke orang lain yang menggunakan layanan yang sama. Tetapi ada juga layanan VoIP yang dapat melakukan panggilan kepada siapa saja melalui nomor telepon, lokal, jarak jauh, mobile phone bahkan nomor internasional.

Cara kerja VOIP
VoIP mengkonversikan atau mengubah suara anda yang merupakan sinyal analog menjadi sinyal digital yang ditransmisikan melalui internet. Tidak seperti telepon konvensional yang mentransmisikan suara anda menggunkan sinyal listrik melalui kabel. VoIP dapat digunakan langsung melalui komputer, telepon khusus VoIP ataupun pesawat telepon konvensional yang tersambung menggunakan alat khusus yang dinamakan VoIP adapter.

Secara garis besar layanan VoIP dapat dibagi menjadi 4, yaitu :
1. Computer to Computer
Layanan ini merupakan layanan voice call yang menggunakan komputer sebagai alat komunikasi. Dengan menggunakan layanan khusus di internet kita bisa menggunakan komputer kita yang telah terhubung dengan internet untuk melakukan panggilan ke komputer lain yang menggunakan layanan yang sama. Banyak penyedia layanan VoIP di internet. Salah satu layanan yang mendukung panggilan suara melalui internet adalah Yahoo messenger. Dengan menggunakan Yahoo messenger kita bisa melakukan voice call dengan sesama user. Begitu juga penyedia layanan lainnya, seperti MSN messenger ataupun Skype. Layanan VoIP computer to computer dapat dilakukan secara gratis, anda hanya cukup menyediakan koneksi internet pada komputer anda.

2. Computer to Phone
Layanan ini merupakan layanan yang memungkinkan kita melakukan panggilan dari komputer ke telepon, baik itu telepon tetap (PSTN) ataupun mobile phone (handphone). Layanan ini juga membutuhkan penyedia layanan di internet. Salah satu penyedia layanan ini adalah Skype. Layanan ini juga tidak gratis seperti layanan computer to computer VoIP, layanan ini membutuhkan biaya yang harus dibeli terlebih dahulu (sistem prabayar). Cara menggunakan layanan ini juga tidak sulit. Pertama, kita harus memiliki account di penyedia layanan terkait, biasanya membuat account tidak di pungut biaya. Lalu kita membeli credit atau bisa juga disebut pulsa, yang nantinya akan digunakan untuk melakukan panggilan ke telepon. Panggilan yang dilakukan tidak hanya ke nomor telepon lokal, namun panggilan dapat dilakukan untuk menghubungi nomor internasional di seluruh dunia. Dan juga, kita dapat melakukan panggilan baik ke telepon tetap ataupun handphone. Tarif yang digunakan mengacu pada penyedia layanan.

3. Phone to Computer
Layanan VoIP call ini merupakan layanan yang memungkinkan anda melakukan panggilan dari telepon ke komputer. Lagi-lagi penyedia layanan yang mendukung layanan ini salah satunya adalah Skype. Saat kita mempunyai account skype, kita juga dapat mempunyai apa yang di sebut Online Number. Online number inilah yang nantinya dapat di hubungi dari telepon manapun.

4. Phone to Phone
Layanan dilakukan dengan menggunakan pesawat telepon khusus atau telepon konvensional yang di hubungkan dengan VoIP adapter. Untuk menggunakan layanan ini kita harus menggunakan penyedia layanan phone to phone VoIP. Salah satu penyedia layanan ini adalah Phone Power. Dengan layanan ini kita dapat melakukan panggilan kemana pun diseluruh dunia yang menggunakan alat yang mendukung.

Pengertian video telephony

adalah telepon dengan layar video dan mampu menangkap video (gambar) sekaligus suara yang ditransmisikan. Fungsi telepon video sebagai alat komunikasi antara satu orang dengan orang yang lainnya secara waktu nyata (real-time). Saat ini telepon video sangat berguna bagi orang tuli dan bisu, karena melalui telepon video, komunikasi bisa dilakukan dengan menggunakan bahasa isyarat melalui layanan video tersebut. Begitu juga untuk orang-orang yang berada ditempat lain yang jauh dan ingin berkomunikasi dengan orang yang berada ditempat lain yang jauh pula. Telepon video dapat digunakan sebagai alat yang dapat menyalurkan gambar serta suara dalam bentuk video sehingga terlihat seperti nyata.

ENCODER

Pengertian encoder

Dari beberapa sumber encoder memiliki definisi yang berbeda, yaitu:

  1. Encoder adalah rangkaian logika yang menerima input “n” dan output “m”, sedemikian rupa sehingga “hanya satu masukan saja yang di aktifkan” pada setiap saat.
  1. Encoder adalah sebuah rangkaian yang berfungsi untuk menterjemahkan keaktifan salah satu inputnya menjadi urutan bit-bit biner.
  2. Encoder merupakan kebalikan dari decoder, yaitu memiliki saluran input dan hanya satu saluran input yang dapat berhubungan dengan kombinasi beberapa saluran output.
  3. encoder adalah rangkaian peubah dari bahasa computer kedalam bahasa manusia.

banyak system digital memanfaatkan saklar atau tombol untuk memasukan data ke dalam system, satu contoh yang banyak di gunakan adalah kalkulator elektronik yang menggunakan keybcard untuk memasukan datanya, computer, telepon, dan system pengendali pada pabrik-pabrik.

Berikut merupakan rangkaian saklar encoder decimal ke BCD dengan menggunakan 10 saklar (key board), dimana setiap saklar merefleksikan sebuah nomor decimal 0-9. Semua saklar kondisi normal terbuka (open), bila salah satu saklar ditekan maka akan dikirim signal low pada gerbang dasar dan dip roses untuk menghasilkan output berupa nilai BCD.

Sebagai contoh saklar SW 5 ditekan maka output akan dihasilkan kode BCD 0101 atau merupakan  angka 5 (lima), gambar 24 merupakan rangkaian yang dapat digunakan bilanama kita ingin memasukan data kedalam system digital. Seperti pada sebuah kalkulator dimana seorang operator menekan tombolo angka setiap kali penekanan bilanga decimal disimpan kedalam 4 bit register penyimpan pada 4 bit FF register berikutnya dan seterusnya sampai angka yang terakhir. Dengan demikian untuk kalkulator untuk menampung 8 angka di perlukan 8 buat 4 bit FF register.

Priority encoder merupakan rangkaian kombinasional logika yang berfungsi mengolah berapapun jumlah elemen input di-ACTIVE-kan secara bersamaandengan konsep prioritas, yaitu memilih elemen input ACTIVE tertentu.Untuk sebuah priority encoder dengan m output, jumlah yang di prioritaskan adalah sebanyak jumlah input, tidak lebih dari 2m .

Operasi dari rangkaian priority encoder adalah sebagai berikut: Jika ada atau dua lebih nilain input bernilai 1 pada saat yang sama, maka input yang mempunyai prioritas tertinggi yang akan diambil. Table kabenaran priority encoder diberikan pada tabel. Kondisi x  adalah kondisi don’t care, yang menyatakan bila input ini bernilai 1 atau  0. Input D3 mempunyai prioritas tertinggi, sehingga bila input ini bernilai 1  maka ouput X dan Y keduanya akan bernilai 1 (11 menyatakan biner dari 3). Input D2 mempunyai prioritas kedua, dengan output X dan Y bernilai 10 menyatakan biner 2, dimana niput D2 = 1 dan D3 = 0. Input D1 adalah prioritas ketiga dengan output X dan Y bernilai 01 yang menyatakan biner 1, dimana input D1 = 1, sedangkan D­2 = D3 = 0. Prioritas terendah adalah input D0, yang akan memberikan output X dan Y = 00 (menytaka  biner 0), jika input D1 bernilai 1, sedang ketiga input lainnya bernilai 0.

MPEG 2 DAN MPEG 4

MPEG merupakan singkatan dari motion picture expert group, bagian dari ISO (International Organization For Standardization) dan IEC (International electrotechnical commision) yang menciptakan dan mempublikasikan standar pada berbagai macam area teknologi. MPEG merupakan standart untuk format audio dan video yang digunakan secara online, pada siaran televisi dan  pada media DVD.

Pengertian MPEG-1 dan MPEG-4

MPEG-2

Merupakan standart yang mengalami peningkatan dari MPEG-1 yang bisa mengkompresi audio dan video. Dengan menyertakan kemampuan untuk mengkodekan (encode) gambar interlaced (interlaced picture) standart MPEG-2 digunakan secara luas untuk kabel digital, satelit dan sinyal digital melalui udara (over the air digitals signal). Format ini juga lazim digunakan untuk mendistribusikan DVD. Penerima televisi, DVD player dan stasiun televisi juga menggunakan standart MPEG-2

MPEG-4

Dengan menggabungkan MPEG-1 dan MPEG-2, standart MPEG-4 memperluas fungsionalitas kompresi audio dan video dengan meningkatkan fleksibilitas format. Format MPEG-4 mendukung 3D rendered object , dan j uga menggunakan perlindungan copyright yang dikenal dengan DRM (Digital Rights Management), MPEG-4 dapat digunakan untuk menyiarkan acara televisi, online streaming media seperti video phone, dan distribusi media digital.

Perbedaan Receiver MPEG2 dan MPEG4

 

Receiver MPEG2 :

  1. Hanya dapat menangkap dan menayangkan Channel dengan format video MPEG2 (seperti Global TV, Trans TV, Trans 7,dll).
  2. Tidak bisa menangkap dan menayangkan Channel dengan fotmar video MPEG4 (seperti Kompas TV, KBS World, dll).
  3. Biasanya belum support HDMI.
  4. Tidak mudah hang/co.id.
  5. Tunner lebih peka dari MPEG4 (jadi kalau mau Tracking lebih baik menggunakan receiver MPEG2 saja).
  6. Harga bersahabat.
  7. Ada yang sudah support bisskey dan ada yang belum.

Receiver MPEG4 :

  1. Dapan menangkap dan menayangkan Channel dengan format video MPEG4 sekaligus dapat juga menangkap dan menayangkan Channel dengan format video MPEG2.
  2. Kualitas video lebih baik dari MPEG2.
  3. Sudah mendukung HDMI.
  4. Biasanya mudah hang/co.id.
  5. Tunner agak kurang peka dibanding receiver MPEG2.
  6. Harga biasanya agak jauh dari receiver MPEG2.
  7. Ada yang sudah support bisskey dan ada yang belum.

 

Sumber Referensi :

http://riccoroviandy.blogspot.com/2013/01/pengertian-video-streaming.html

http://teknologi.kompasiana.com/internet/2010/11/28/pengertian-dan-kegunaan-video-streaming-teleconfrence-321337.html

http://djuneardy.blogspot.com/2013/03/pengertian-voip-membuat-provider-sendiri.html

http://nana-afrina.blogspot.com/2011/04/pengertian-voip.html

http://137-muhamadsarip.blogspot.com/2012/03/pengertian-video-telephony-dan-voip.html

http://blog.ub.ac.id/home/encoder-dan-decoder-contoh-dan-pengertiannya/

http://blog.ub.ac.id/home/encoder-dan-decoder-contoh-dan-pengertiannya/

http://www.t4belajar.com/2013/03/perbedaan-receiver-mpeg2-dan-mpeg4.html

http://gicara.com/uncategorized/apa-yang-dimaksud-dengan-mpeg.html#

http://y3pp33.wordpress.com/2009/07/27/memahami-format-audio-video-2/

http://kaleefaanfield.blogspot.com/2013/03/beda-receiver-mpeg2-dan-mpeg4-pada.html

HARD WARE

Standar

Video Board (VGA on Board) & VGA add-on

VGA (Video Graphics Accelerator) yang berfungsi mengolah data secara graphis untuk ditampilkan pada monitor (layar). VGA juga memiliki prossesor yang di sebut GPU (Graphics Processing Unit) dan membutuhkan memory.

Jenis-Jenis VGA

a. VGA On Board

VGA ini merupakan VGA yang sudah menempel atau tergabung dengan motherboard sehingga saat membeli sebuah motherboard atau komputer, VGA tersebut sudah ada. Biasanya VGA ini disesuaikan dengan tingkatan komputer anda, Misalnya komputer anda Core 2 maka sesuai dengan harga Core 2 maka VGA-nya pun disesuaikan dengan kemampuan unjuk kerja Core 2 tadi.

b. VGA Card add-on

VGA ini merupakan VGA yang terpisah dari motherboard. Terpisah disini bisa dipasang dan dilepaskan sehingga VGA ini dapat ditingkatkan kemampuan dengan memasang VGA card yang lebih tinggi lagi.

Perbedaan VGA On board dengan VGA yang tidak On board

1. Memory, VGA On board tidak memiliki memory khusus jadi memory bergabung dengan memory komputer (RAM) sehingga kinerja komputer akan terasa lambat bila RAM komputernya kecil. Sedangkan VGA tidak On board, memory sudah terpisah dengan memory komputer (RAM) atau dengan kata lain VGA tidak On Board memiliki memory sendiri.

 

2. Kinerja/kemampuan, VGA On Board memiliki kinerja lebih rendah dibandingkan dengan kinerja VGA tidak on board. Hal ini dikarenakan pembuatan VGA card tidak on board sudah dirancang untuk dapat bekerja mandiri, artinya memory tidak lagi menggunakan memory komputer (RAM) sehingga antara RAM dan memory VGA sudah saling bekerja sama dan tidak saling membebankan.

 

3. Biaya, VGA On Board dari segi biaya lebih murah karena sudah bergabung dengan harga komputer keseluruhan. Sedangkan VGA tidak On Board, harganya lebih mahal dan terpisah dengan harga komputer keseluruhan.

SOUND CARD

Pengertian Sound Card

Sound Card Atau yang lebih kita kenal dengan Kartu suara adalah Suatu perangkat keras (hardware) yang bertugas untuk menunjang fungsi mengeluarkan audio/suara atau merekam audio/suara. Sound Card dibedakan menjadi dua jenis berdarsarkan fisiknya. Sound card memiliki format tata suara yang mendukung system keluaran suara, misalnya sound yang memiliki 4 chanel harus menggunakan speaker aktif dengan 4 speaker dan 1 subwover untuk mendapatkan hasil yang optimal. 

Sound Card merupakan Salah satu komponen multimedia yang tentu saja berperan adalah sound card atau kartu suara. Disebut demikian karena perangkat yang berbentuk sebuah lempengan PCB ini mampu mengolah dan menghasilkan suara. Sebuah sound card memiliki output yang harus terhubung ke speaker.

Sound card, juga sering disebut audio card, adalah periferal yang terhubung ke slot ISA atau PCI pada motherboard, yang memungkinkan komputer untuk memasukkan input, memproses dan menghantarkan data berupa suara. Sound card adalah sebuah komponen pada komputer yang merubah file suara menjadi suara atau musik. Tanpa sebuah sound card maka komputer tidak akan mampu memainkan lagu MP3 favorit kita atau suara danmusik yang menjadi sebuah background sebuah game atau film.
Sound card sebuah komputer terletak di dalam casing dan terhubung dengan motherboard. Sound card yang terdapat dalam casing komputer tersebut dinamakan komponen internal sound card, begitu pula sebaliknya sound card yang terletak di luar casing komputer disebut eksternal sound card.

Internal sound card komputer dibedakan menjadi dua jenis yakni : Integrated dan Dedicated.

a. Integrated Sound Card
Integrated sound card adalah “terintegrasi” di dalam motherboard komputer. Sound card integrated sudah menjadi bagian dari sebuah motherboard, oleh karena itu jenis sound card semacam ini sering disebut sound card onboard.
Karena sound card jenis ini sudah terintegrasi dalam sebuah motherboard maka kebutuhan untuk mendengarkan musik atau suara lain dapat langsung kita nikmati tanpa menambah perangkat apapun. Namun bila anda ingin mendapatkan suara atau musik dengan kualitas premium maka sangat disarankan untuk mengganti jenis sound card semacam ini dengan jenis soundcard dedicated.

b.  Dedicated Sound Card
Tidak seperti sound card yang telah terintegrasi dengan motherboard, dedicated sound card tidak terdapat dalam sebuah motherboard. Sound card jenis ini sama dengan jenis komponen komputer lain yang harus anda beli secara terpisah dengan motherboard.
Karena sifat sound card jenis ini yang terpisah dari motherboard maka secara otomatis pengembangan sound card jenis ini tidak dibatasi oleh motherboard. Produsen sound card ini bebas berekspresi dalam hal desain untuk sebuah dedicated sound card. Oleh karena itu jenis ini lebih powerful dibandingkan dengan sound card bawaan mother board. Seringkali orang-orang yang membeli sound card ini adalah mereka yang mempunyai antusiasme yang tinggi terhadap musik yang menginginkan kualitas tinggi pada musik yang dimainkan. Sound card jenis ini biasanya dihubungkan ke motherboard melalui slot PCI atau PCI Express.
Tidak menjadi masalah bagi anda yang tidak terlalu memiliki antusiasme yang tinggi terhadap musik untuk memasang sound card jenis on board sepanjang sound card tersebut mampu mendukung semua format suara atau musik

Fungsi Sound Card

Sound Card memiliki empat fungsi utama, yaitu sebagai synthesizer, sebagai MIDI interface, pengonversi data analog ke digital (misalnya merekam suara dari mikrofon) dan pengkonversi data digital ke bentuk analog (misalnya saat memproduksi suara dari spiker). Dan biasanya terdapat pada komputer-komputer yang bercirikan Multimedia, misalnya : komposisi musik, mengedit video atau audio, persentasi, dan game.

Berikut rincian fungsi utama dari kartu suara yaitu:

1.  Synthesizer/Sintesis (generasi suara dari sinyal digital) Melalui teknologi frequency modulation (FM) atau Sintesa lewat FM adalah cara yang paling efektif untuk menghasilkan suara yang jernih. Suara disimulasikan dengan menggunakan bilangan algoritma untuk menghasilkan sine wave, alias gelombang yang lentur sehingga menghasilkan suara yang mirip suara sumber aslinya. Misalnya, suara denting gitar akan disimulasikan dan hasilnya akan mendekati suara aslinya

2.  MIDI (Musical Instrument Digital Interface: standar protokol yang memungkinkan perangkat elektronik berkomunikasi, kontrol dan sinkronisasi satu sama lainnya. Dengan kata lain, MIDI memungkinkan pertukaran data sistem)

3.  Analog-ke-digital converter (misalnya mengubah masukan sinyal analog suara dari mikrofon ke mode digital)

4.  Digital-ke-analog converter (misalnya reconverts digital ke sinyal output sinyal analog)

 

Jenis Sound Card

  • Sound Card ISA 8 bit
  • Sound Card ISA 16 bit
  • Sound Card EISA
  • Sound Card PCI

Pemasanagan

Melihat perkembangan zaman semakin bagusnya tingkat kejernihan suara itu dilihat dari berbagai jenis soundcard yang digunakan, dilihat dari cara pemasangannya, diantara lain :

Sound Card Onboard

yaitu sound card yang menempel langsung pada Motherboard komputer, Sound card tipe ini bergantung pada sound card itu sendiri tanpa bantuan dari sound card yang lain (external). Ada faktor yang mempengaruhi pada ketidak maksimalan pada cara kerja soundcard ini dilihat dari instalasi driver/directX, dan semua bergantung juga pada output atau kualitas speaker yang digunakan.

Sound Card Offboard

yaitu sound card yang pemasangannya di slot ISA/PCI pada motherboard kita. Rata-rata, sekarang sudah menggunakan PCI Sound card tipe ini memiliki keunggulan pada kualitas yang dihasilkan. Jika hanya digunakan untuk keperluan standard, seperti mendengarkan musik, sound card tipe ini terlalu mahal. Namun jika kita menggunakannya untuk bermain game berat atau untuk kegiatan rekam suara, sound card tipe ini merupakan pilihan yang tepat.

Soundcard External

adalah sound card yang penggunaannya disambungkan ke komputer melalui port eksternal, seperti USB atau FireWire. Sound card cenderung mahal karena memiliki banyak kelebihan. Diantaranya tingkat jernihnya pada suara atau perekam yang difungsikan, sound card tipe ini banyak dipakai oleh studio rekaman. Karena sound card tipe ini mampu memasukan dan mengeluarkan suara drive/distortion yang bagus, dan gain yang tinggi.

 

Pengertian CD ROM DRIVE

CD-ROM merupakan akronim dari (“compact disc read-only memory”) adalah sebuah piringan kompak dari jenis piringan optik (optical disc) yang dapat menyimpan data. Ukuran data yang dapat disimpan saat ini bisa mencapai 700MB atau 700 juta bita. CD-ROM bersifat read only (hanya dapat dibaca, dan tidak dapat ditulisi). Untuk dapat membaca isi CD-ROM, alat utama yang diperlukan adalah CD Drive. Perkembangan CD-ROM terkini memungkinkan CD dapat ditulisi berulang kali (Re Write / RW) yang lebih dikenal dengan nama CD-RW.

Pengertian CD-ROM

CD-ROM kepanjangan dari compact disk read only memori yang artinya bahhwa CD-ROM drive hanya bisa digunakan untuk membaca sebuah CD saja. Secara gari besar CD-ROM dibedakan menjadi 2 menurut tipenya yaitu : ATA/IDE  dan SCSI. Yang paling mendasari dari perbedaan tersebut adalah kecepatannya. Kalau ATA memiliki kecepatan 100-133Mbps sedangkan SCSI memiliki kecepatan kira-kira 150 Mbps. Untuk tipe SCSI biasanya ditemuka pada CR RW drive. Pada CD ROM terdapat tulisan 56X artinya kemampuan memberikan kecepatan transfer data sebesar 56 x150 Kbps. Tipe CD RW juga biasanya  dibedakan berdasarkan kemapuan membakar dan membaca. CD RW tipe 12x8x32 artinya memiliki kemampuan membakar pada CD R seccepat 12x, membakar pada CD RW secepat 8x, dan membaca CD R/CD RW/dengan kecepatan maksimal 32x.

Fungsi CD ROM

Telah di jelaskan bahwa CD ROM mempunyai arti bahwa sebuah Hadware yang hanya bisa membaca CD saja. Selain kegunaan dasar tersebut CD ROM juga digunakan untuk melakukan penginstalasian sebuah OS (OPERATING SYSTEM), Game, atau Software-software lainnya. Atau melakukan booting pada saat msuk ke OS bila sebuah System tidak mau berjalan.

 

Macam-macam CD-ROM DRVE

CD-ROM DRIVE dapat di bagi menjadi dua macam yaitu:

1. CD ROM DRIVE R ( read )
CD ROM DRIVE R adalah cd rom drive yang digunakan hanya untuk membaca saja fungsinya seperti cd rom pada vcd player atau pada cd player yaitu hanya dapat membaca apa yang ada di cd. Saat ini biasanya terdapat angka yang disertai dengan huruf “X” yang artimya kecepatan/kemampuan membaca dari cd rom drive.

2.CD ROM DRIVE RW
CD ROM DRIVE RW atau sering di sebut juga sebagai “ cd read writer driver” adalah perangkat yang digunakan untuk menulis serta membaca cd-r dan cd-rw. Dalam memilih cd rom drive yang perlu di perhatikan adalah mengenali kecepatannya

Komponen pada CD-ROM DRIVE

Komponen pada cd-rom drive adalah:
a.laser dioda
adalah emits rendah tingkat balok yang menuju pantulan cermin.

b.servo motor
diaktifkan oleh microprocessor ke trek pada disk.. Hal ini dilakukan dengan memindahkan gerakan ke cermin.

c.Beam splitter
bagian yang mengirim kembali sinar laser ke depan fokus lensa.

d.photodetector
bagian yang mengubah cahaya menjadi sinyal pulsa

e.Microprocessor
bagian yang membaca sandi sinyal pulsa dan mengirimkannya ke komputer melalui kabel data dan kontrol

Bagian-bagian CD-ROM DRIVE

bagian-bagian dari CD-ROM DRIVE adalah sebagai berikut:
1.controller
digunakan untuk proses data yang dipasang pada sebuah slot ekspansi

2.jumper
terdapat pada bagian belakang CD ROM DRIVE untuk pengaturan drive master\slave drive

3.sound card
seiring dengan perkembangan teknologi CD-ROM DRIVE dilengkapi dengan sound card yang digunakan untuk memutar musik.

4.ribbon cable
memungkinkan mengalirkan data yang diperlukan bolak-balik

SCANNER

Pengertian Scanner

Suatu alat elektronik yang fungsinya mirip dengan mesin fotokopi. Mesin fotocopy hasilnya dapat langsung dilihat pada kertas sedangkan scanner hasilnya ditampilkan pada layar monitor komputer dahulu kemudian baru dapat diubah dan dimodifikasi sehingga tampilan dan hasilnya menjadi bagus yang kemudian dapat disimpan sebagai file text, dokumen dan gambar. Scanner merupakan suatu alat yang digunakan untuk memindai suatu bentuk maupun sifat benda, seperti dokumen, foto, gelombang, suhu, digunakan untuk mengambil citra cetakan (gambar, foto, tulisan) untuk diolah atau ditampilkan melalui komputer. Hasil pemindaian itu pada umumnya akan ditransformasikan komputer sebagai data digital Data yang telah diambil dengan scanner itu , bisa dimasukkan secara langsung ke semua aplikasi computer computer yang mengenali teks ASCII. Perbedaan tiap scanner dari berbagai merk terletak pada pemakaian teknologi dan resolusinya. Pemakaian teknologi misalnya penggunaan tombol-tombol digital dan teknik pencahayaan.

 Fungsi Scanner

Fungsi Scanner adalah membaca, merekam dan mengambil informasi suatu benda baik 2D atau 3D dan menghimpunnya untuk anda dengan berbentuk gambar. Begitu juga denganFungsi Scanner Komputer. Berbeda dengan Printer, Scanner hanya bisa mengambil informasi gambar dan menampilkan pada Komputer dan bisa diambil dalam bentuk file data. Jadi jika anda memasukkan foto maka akan menghasilkan foto itu sendiri dalam bentuk digital (gambar dalam komputer), dan jika anda memasukkan benda maka akan menghasilkan gambar itu sendiri.

Komponen – Komponen Scanner

Komponen-komponen yang dimaksud adalah komponen-komponen pada scanner flatbed. Komponen tersebut adalah :

  1. Alas kacaAlas kaca digunakan sebagai wadah dari gambar yang akan dibaca.
  2. Sumber CahayaSumber cahaya berupa lampu dengan intensitas cahaya cukup tingg akanmenghasilkan cahaya yang diarahkan ke gambar.
  3. Sensor sinal pantulanJenis yang umum digunakan untuk jenis scanner flat bed adalah sensor CCD(charge-coupled devices). Alat ini berfungsi seperti mata yang akan membaca sinar pantulan dari gambar Untuk mengarahkan sampai ke CCD, cahaya pantulan dari gambar diarahkan dengan menggunakan sejumlah cermin dan lensa scanner.
  4.  Motor Stepper dan pita  bergerigiKarena data dibaca baris perbaris, maka dibutuhkan motor stepper dan pita bergerigi untuk menggerakan lampu dan CCD.
  5. Penutup digunakan untuk menghindari sinar luar yang masuk, sehingga data yang dibaca oleh CCD benar-benar data pantulan dari gambar yang sedang dibaca.

Selain komponen-komponen tersebut tentu masih ada banyak komponen lain, tetapi fungsi dan bentuknya dapat berbeda antara jenis scanner satu dan lainnnya.

 

Sumber Referensi :

http://ruhutcyber.blogspot.com/2012/10/pengertian-vga-card-on-board-dan-vga.html

http://www.techterms.com/definition/videocard

http://dictionary.reverso.net/english-definition/video%20board

http://ilhamadjiputrap.blogspot.com/2012/09/makalah-sound-card_608.html

http://buletin.melsa.net.id/jul/1014/soundcard.htm

http://azdikkinfreak.blogspot.com/2011/01/pengertian-sound-card.html

http://www.transiskom.com/2010/10/pengertian-dan-jenis-sound-card.html

http://indoplayer-indoplayer.blogspot.com/2009/10/pengertian-sound-card.html

http://www.scribd.com/doc/68044418/Pengertian-Dan-Fungsi-CD-Rom

http://fipit-22.blogspot.com/2009/04/cd-rom-drive.html

http://thecompure.wordpress.com/2012/07/02/pengertian-cddvd-rom-pada-komputer/

http://febrizal-h.blogspot.com/2013/01/sejarah-scanner-pengertian-scanner-dan.html

 

 

 

 

Internet base

Standar

Web Based

Seperti yang sudah saya posting sebelumnya berkaitan dengan multimedia dalam pendidikan, saya akan mejelaskan sedikit tentang “Internet Based” Penggunaan media dalam suatu proses pengajaran tentu saja akan menimbulkan proses belajar mengajar yang tidak sama dengan proses pengajaran dengan sistem tatap muka. Terdapat perbedaan dalam proses pembelajaran menggunakan media tersebut, sehingga secara teknis mungkin akan ditemui banyak tantangan.

Web based jika diartikan ke bahasa Indonesia, “berbasis-web”, atau “berbasis internet”. Dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang dapat diakses lewat web. Seperti layanan mail yahoo, wikimu juga dikatakan sebagai “sesuatu” (read:forum) yang berbasis web, yang dapat diakses lewat internet.

Suatu sistem atau proses yang menghubungkan siswa dengan siswa yang lainnya maupun dengan suatu sumber pengetahuan, baik instruktur, seorang ahli database maupun sebuah perpustakaan yang masing-masing terpisah oleh suatu jarak dan harus berinteraksi baik secara synchronous maupun asynchronous.

  • Synchronous adalah suatu sistem dimana interaksi antara komponen-komponen yang saling berhubungan, dapat terjadi secara bersamaan atau real time.
  • Asynchronous adalah proses interaksi yang tidak terjadi dalam waktu yang bersamaan.

Mungkin terdapat sedikit kerancuan dengan berbagai istilah seperti e-learning, online/internet learning, dan web based learning. Penulis mencoba menguraikan sedikit perbedaan yang tampak pada ketiga istilah tersebut.

  • E- learning adalah suatu konsep belajar berbasiskan teknologi baik itu teknologi informasi, telekomunikasi, maupun digital.
  • Online/internet learning mempunyai batasan yang lebih sempit, dimana teknologi yang digunakan adalah teknologi informasi khususnya Internet. Belajar melalui e-mail, situs web tertentu, dan semua aplikasi berbasis Internet.
  • Web based learning adalah suatu sistem belajar jarak jauh berbasis teknologi informasi dengan antarmuka web.

Di bawah ini merupakan beberapa perbedaan pokok antara program atau situs web yang hanya menyampaikan infromasi dan situs web yang menyampaikan materi pembelajaran, yaitu:

  1. Suatu situs web yang hanya menampilkan informasi, tidak akan menyebabkan penerima informasi merasa bertanggung jawab untuk melakukan suatu perbuatan atau penampilan yang dapat diukur atau dinilai. Seringkali situs web seperti ini menyajikan sesuatu yang umum untuk memberikan deskripsi mengenai gagasan maupun tentang materi tertentu. Tujuannya mungkin untuk memperkuat minat, memberikan orientasi apabila si penerima materi (pelajar) melakukan suatu perbuatan yang dapat diukur dan dipertanggung jawabkan, maka situs web ini sudah melakukan tugas instruksional)
  2. Sedangkan situs web yang hanya menampilkan suatu pembelajaran, menyebabkan para penerima program dapat membuktikan bahwa mereka telah melakukan proses belajar. Para pengembang konten (content developer), instruktur dan siswanya bertanggung jawab atas keberhasilan program instruksional tersebut dan harus dapat menunjukan bukti keberhasilannya. Bahkan untuk situs web yang menyampaikan aspek pembelajaran pun sangat bervariasi, maka klasifikasi sangat diperlukan agar mudah untuk ditelaah dan dianalisa. Berdasarkan media dan tingkat interaktifitas web based learning,

Web based Learning yang telah diidentifikasikan terdiri dari:

a.    Teks dan Grafik Web based Learning.

Teks dan Grafik adalah bentuk yang paling sederhana dalam web based training program. Instruktur hanya menyimpan materi-materi kursus atau pelatihannya d idalam web, dan murid dapat mengaksesnya dengan mudah. Karena hanya menampilkan teks dan grafik saja, level interaktifitas dari  model web learning seperti ini sangat rendah.

b.    Interactive Web based Learning.

Model web learning seperti ini memiliki level interaktifitas yang lebih tinggi dibanding model yang pertama. Biasanya model ini dilengkapi dengan sarana-sarana latihan atau self-test, text entry, column matching, dan lain-lain.

c.    Interactive Multimedia Web based Learning.

Kebanyakan  program pelatihan atau belajar dengan menggunakan model seperti ini biasanya bisa membuat interaksi antara guru dan murid secara real-time melalui audio dan video streaming, interactive web discussion, bahkan audio/video desktop conference. Level interaktifitas model ketiga ini paling tinggi diantara yang lainnya dan paling rumit dalam pelaksanaannya, tetapi model ini diharapkan dapat mencakup semua kondisi belajar-mengajar pada kelas tatap muka.

Pengenalan Web Based Application

Web based application atau dapat diartikan aplikasi berbasis web yaitu segala bentuk apapun aplikasi (grafis, word processor, chatting, mail) yang dapat dijalankan hanya dengan satu syarat, yakni kita memiliki akses Internet. Jadi hanya dengan memiliki akses internet kita sudah dapat menggunakan aplikasi berbasis web tersebut.

Keunggulan web based application dibanding desktop based application adalah, terkait dengan keunggulan-keunggulan dari Internet itu sendiri. Misalnya :

  1. Kita dapat menjalankan aplikasi berbasis web di manapun kapan pun tanpa harus melakukan penginstalan.
  2. Terkait dengan isu lisensi (hak cipta), kita tidak memerlukan lisensi ketika menggunakan web-based application, sebab lisensi itu telah menjadi tanggung jawab dari web penyedia aplikasi. (seperti misalnya saat menggunakan MS-Office versi Google).
  3. Ketersediaan. Mirip dengan poin satu. Bayangkan ketika kita disuruh untuk mengedit sebuah foto, namun kita tidak memiliki satu pun aplikasi pengedit foto yang tersedia di PC kita. Yah, tidak perlu bersusah payah untuk mencarinya, tinggal akses saja sebuah alamat di Internet, maka kita dapat mengedit poto tanpa harus memiliki aplikasi pengeditnya. Dan kembali, ini legal tidak melanggar hak cipta ketika misalnya kita memilih membeli CD Installer Photoshop di Glodok, yang memerlukan waktu juga untuk membelinya, menginstalnya, dan untuk kemudian membuat kita jadi penyandang gelar kriminal pelanggar hak cipta.
  4. Dapat dijalankan di sistem operasi mana pun.
    Tidak perduli apakah kita menggunakan Linux, Windows, aplikasi berbasis web dapat dijalankan asalkan kita memiliki browser dan akses internet. Bayangkan kembali suatu contoh kasus ketika kita disuruh untuk mengedit foto di sebuah komputer yang bersistem-operasi MacOS. Nah, membeli CD Installer Adobe Photoshop dari Glodok, untuk tidak dapat dijadikan solusi kali ini. Mengapa? Karena sekalipun kita membeli CD Installer tersebut, toh tidak dapat diinstal di MacOS. Installer yang banyak keluar di pasaran saat ini adalah untuk Windows saja.
  5. Dapat diakses lewat banyak media seperti : komputer dan handphone yang sudah sesuai dengan standar WAP.
  6. Tidak perlu spesifikasi komputer yang tinggi untuk menggunakan aplikasi berbasis web ini, sebab di beberapa kasus, sebagian besar proses dilakukan di web server penyedia aplikasi berbasis web ini.

Sumber Referensi :

http://blog.um.ac.id/blognyalella/2011/12/07/pengertian-dan-konsep-web-based-learning/

http://rizalbohal.wordpress.com/2012/10/22/pengertian-internet/

http://putroweb.blogspot.com/2009/04/web-based-application.html

http://earthspikezone.blogspot.com/2007/12/email-berbasis-web.html

http://carapedia.com/pengertian_definisi_web_info2043.html

http://www.wikimu.com/news/DisplayNews.aspx?id=5572

http://www.weblog.web.id/2012/08/pengertian-internet-jaringan-komputer.html

http://terorblade.blogspot.com/2012/10/sejarah-dan-pengertian-internet.html

http://bloggergubug.blogspot.com/2013/02/mengenal-pengertian-internet.html

http://ebookbrowse.com/pengertian-internet-based-learning-pdf-d355847198

 

Multimedia Dalam Pendidikan

Standar

Multimedia Dalam Pendidikan

Multimedia dalam pendidikan mempunyai peran penting terhadap pengetahuan generasi bangsa, dengan menuangkan kemampuan pada bidang teknologi, penggunaan komputer atau perangkat lain yang memuat multimedia dapat mencerdaskan dalam bidang pendidikan, dengan kemajuan teknologi dapat mempermudah mendapatkan informasi tentang pendidikan diluar akademik, Multimedia dalam pendidikan dapat pula medapatkan wawasan secara global mendunia, tentang pendidikan diluar negri ataupun sumber-sumber pengetahuan dalam pendidikan secara luas.

teknologi maklumat terkini yang membolehkan integrasi dan manipulasi video,audio, teks, grafik dan animasi. Bagi bidang pendidikan proses pengajaran dan pembelajaran menggunakan multimedia berasakan computer merupakan pengalaman yang menyeronokan disamping membantu memudahkan pemahaman sesuatu konsep dengan mudah dan cepat. Kaedah ini membolehkan pelajar mengaplikasikan sokongan audio – visual yang biasanya digunakan dalam persembahan grafik dan animasi teks bagi menyesuaikan buah fikiran mengikut apa yang sedang dikaji oleh pelajar tersebut.
Dunia multimedia juga memperlihatkan penggunaan alat-alat yang canggih dalam pendidikan. Sebagai contoh lelaman internet, CD-Rom, kamus digital, gambar digital kamera yang terdapat dalam dua bentuk iaitu Jpeg atau gif,video dan banyak lagi. Multimedia dalam bidang ini sememangnya tidak dapat dielakkan lagi kerana kita sendiri dapat melihat penggunaannya ketika proses pembelajaran sebagai contah penggunaan CD-Rom untuk pengajaran bahasa,penggunaan bahasa yang betul ataupun paparan gambaran digitaluntuk mentafsir peribahasa. Ianya menjadi satu teknik yang diaplikasikan oleh hampir semua sekolah di seluruh Malaysia.
Bagi penggunaan mel elektronik pula, pengajar dan pelajar mempunyai satu platform untuk berkomunikasi tampa mengira dimana jua mereka berada mahupun ketika bercuti. Mel elektronik menjadi satu penghubung dan cara yang berkesan untuk mendekatkan guru dan pelajar. Pelajar boleh mnghantar tugasan yang diberikan oleh pengajar tanpa perlu bersemuka untuk menghabiskan komunikasi pembelajaran. Oleh itu, kewujudan system pendidikan berasakan multimedia sedikit sebanyak dapat menjimatkan kertas dan juga tenaga.
Peranan yang direalisasikan oleh penggunaan multimedia adalah memberikan peluang kepada pelajar untuk belajar berdikari berasakan kemampuan dan kebolehan masing-masing. Walau bagaimanapun, kefahaman dan kelancaran dalam mendalami ilmu lebih konsisten serta menjadikan aktiviti pengajaran dan pembelajaran lebih menarik dan menyeronokkan. Tidak lupa juga arus pengaliran maklumat kepada pelajar juga dapat dilakukan semaksimum mungkin secara berulang-ulang kali.
Sehubungan dengan itu, penggunaan multimedia dalam pendidikan bakal menghasilkan tenaga pengajar serta pelajar yang celik teknologi, mampu berfikiran secara kritis dan kreatif disamping mengunakan penggunaan teknologi secara berkesan dalam pengajaran dan pembelajaran. Selain itu, iam mendemokrasikan pendidikan, memberikan peluang pembelajaran untuk semua serta menyesuaikan pembelajaran mengikut keupayaan, gaya dan tahap pembelajaran pelajar secara berbeza. Pendekatan ini juga dapat menetapkan fokus bukan sahaja kepada domain intelektual tetapi mengacuankan generasi cekap teknologi yang bersifat global yang mampu mampu beroperasi di dalam arena antarabangsa kelak.
Arus pendidikan menggunakan multimedia telah menjadi sesuatu yang realiti dan sebagai manusia kita perlu merealisasikan corak pembelajaran ini agar tenaga pengajar dan pelajar tidak ketinggalan mengejar ilmu serta setanding dengan negara-negara maju yang lain. Oleh itu, penggunaan multimedia dalam pendidikan melahirkan generasi intelektual yang flaksible merentasi dunia.

Sumber Referensi :

 

http://www.cepiriyana.blogspot.com

http://www.slideshare.net/SitiZulaikhaSalleh/bab9-multimedia-dalam-pendidikan

http://ihashimi.aurasolution.com/aplikasi_multimedia_dalam_pendidikan.htm

http://himcyoo.wordpress.com/2012/06/07/penggunaan-multimedia-dalam-pembelajaran/

http://sitiareucct2013.blogspot.com/2009/01/penggunaan-multimedia-dalam-bidang.html

http://ariasdimultimedia.wordpress.com/2009/03/16/multimedia-dalam-dunia-pendidikan/

http://www.m-edukasi.web.id/2012/04/multimedia-dalam-pendidikan.html

http://www.m-edukasi.web.id/2012/06/unsur-multimedia-dalam-pembelajaran.html

http://massofa.wordpress.com/2008/01/09/memanfaatkan-multimedia-bagi-pendidikan-untuk-semua/

http://books.google.co.id/books/about/Multimedia_Dalam_Pendidikan.html?id=cPhA17jDRCUC&redir_esc=y